Rabu, 07 Desember 2011

Tips Membuat Password Yang Aman Dari Serangan Hacker


Tips Membuat Password Yang Aman Dari Serangan Hacker. Dalam membuat suatu password dari akun tertentu, kita tidak boleh sembarangan dalam membuatnya jika kita tidak ingin password tersebut dijebol oleh hacker yang mampir ke komputer kita. Lebih-lebih password yang menyangkut transaksi keuangan dan juga password lainnya.

Kesalahan fatal dalam membuat password adalah dengan menggunakan nama kita, nomor rumah kita, nomor ponsel/telepon, nama jalan rumah, atau bahkan tempat/tanggal lahir kita. Dengan menggunakan hal-hal tersebut akan ,memudahkan hacker untuk “menjebol” password kita.

Berikut adalah tips membuat password yang aman dari serangan hacker.

Pertama, selalu gunakan karakter secara maksimum. Biasanya dalam membuat password ditentukan jumlah karakter minimal dan jumlah karakter maksimal yang bisa kita gunakan. Gunakanlah karakter secara maksimal. Karena semakin panjang karakter yang kita gunakan maka password tersebut semakin sulit untuk ditebak oleh orang lain (hacker).

Kedua, hindari menggunakan data pribadi kita. Cobalah untuk menghindari menggunakan data pribadi, seperti nama kita, nama anak atau nama pasangan kita, nama jalan, nama kota dan lain-lain. Jika ada pihak-pihak tertentu yang mengenai data-data pribadi secara detail maka mereka akan dengan mudah untuk menebak password kita dengan menggunakan data-data tersebut.

Ketiga, gunakan kombinasi huruf kecil dan huruf besar. Dalam membuat password, kita biasanya menggunakan huruf kecil. Akan lebih baik dan aman jika kita menggunakan kombinasi huruf kecil dan huruf besar, dengan demikian akan mempersulit hacker untuk melacaknya.

Keempat, gunakan kombinasi huruf dan angka. Kita juga dapat menggunakan kombinasi huruf dan angka dalam suatu password yang kita buat. Dengan kombinasi tersebut akan mempersulit pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengetahui password milik kita.

Kelima, gunakan tool untuk mengacak password. Jika menginginkan, kita dapat menggunakan tool pihak ketiga baik yang gratis maupun yang berbayar untuk membuat password yang aman dari serangan pihak lain.

Keenam, jangan menuliskan password tersebut pada tempat apa pun dan juga pastikan kita tidak memberitahukan password tersebut kepada siapa pun termasuk keluarga kita.

Ketujuh, gantilah password tersebut secara periodik. Dengan mengganti password secara rutin diharapkan akan semakin menyulitkan pihak lain untuk menebak password kita.

Semoga bermanfaat.
Continue reading...

Tips Merawat Komputer





1. Defrag harddisk secara berkala. 
Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.
Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter
Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2. Aktifkan screensaver 
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.
Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

3. Ventilasi yang cukup 
Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau stavolt.
Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup / close program yg tidak berguna 
Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.

6. Install program antivirus dan update secara berkala 
Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin
Sebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.
Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin
Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup
Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor
Karena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna
Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

11. Pasang kabel ground. 
Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.
Continue reading...

Tips Mencegah Laptop Overheat


Pernah mendengar insiden laptop meledak karena overheat (panas berlebih)? Belakangan ini hal tersebut seringkali terjadi di seluruh belahan dunia. Namun Anda jangan kuatir, asalkan Anda mempunyai kemauan disiplin untuk mengikuti tips-tips Mencegah Laptop Overheat berikut ini, kejadian tersebut dapat ditekan atau dihindari.


Berikut tips-tips Mencegah Laptop Overheat (mengalami panas berlebih) yang dapat menyebabkan meledaknya laptop.

  1. Bersihkan sistem ventilasi pada laptop dengan kompresor.
  2. Selalu letakkan laptop di permukaan yang keras. Hindari meletakkan laptop di selimut, kain wool atau permukaan lembut lainnya yang dapat menghalangi angin dan pertukaran udara.
  3. Matikan laptop sebelum memasukkannya ke dalam kotak/tas. Jika Anda tidak ingin mematikannya, atur laptop dalam kondisi hibernate. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya proses peningkatan panas. Jangan sekali-kali meletakkan laptop yang sedang beroperasi di tempat yang sempit, ini bisa meningkatkan panas.
  4. Instal software monitoring, seperti SpeedFan, yang memungkinkan Anda untuk mengawasi dan memantau suhu prosesor, hard drive dan komponen lainnya.
  5. Atur setting power untuk mencegah panas berlebih pada komponen seperti layar dan hard drive. Turunkan power secepatnya jika memang tidak dibutuhkan.
  6. Anda juga bisa menggunakan pendingin laptop yang dapat mencegah panas berlebih.
  7. Jika laptop Anda berpotensi mengalami overheat dan masih dalam masa garansi, jangan ragu untuk melaporkan keluhan Anda tersebut.
  8. Jika Anda berencana membeli laptop baru, jangan gegabah! Telitilah dulu dengan seksama. Cari informasi tentang laptop model dan merek apa yang sering overheat, sehingga Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Semoga bermanfaat!!
Continue reading...

Tips Merawat Flash Disk


Media penyimpanan seperti disket yang hanya berkapasitas 1,4 MB, saat ini sudah tidak relevan lagi mengingat tuntutan kebutuhan media penyimpanan yang semakin besar. FD (Flash Disk) adalah jawabannya, selain ukurannya yang kecil sehingga mudah membawanya juga mempunyai kapasitas jauh lebih besar hingga 2.800 kali dari disket. Kapasitas FD bervariasi dari 64 MB hingga 4 G. Selain merk, harganya tergantung kapasitasnya. Sekarang, dengan uang 150 ribu sd. 172 ribu rupiah, kita sudah dapat mempunyai FD 1 G. Dengan FD, kita bisa menyimpan berbagai file/data, mulai data-data office, database, freeware/software atau bahkan sekarang bisa diinstall dengan Windows XP. Alat ini mempunyai banyak kelebihan dari disket selain mempunyai kapasitas yang besar juga mempunyai daya tahan (keawetan) lebih lama. Dengan perawatan dan pemakaian yang benar, usianya bisa mencapai 10.000 sd. 100.000 proses hapus tulis. Oleh karena itu, ada baiknya, Anda membaca tips dan trik komputer berikut.


Tips-tips merawat FD :
1. Hindarkan dari panas langsung atau tidak langsung
Komponen FD terdiri dari logam yang akan memuai apabila kena panas, maka hindarkan meletakkan FD dalam ruangan yg panas atau bahkan terkena sinar matahari langsung. misalnya jangan menaruhnya dalam bagasi mobil atau motor.

2. Hindarkan dari air.
Karena air merupakan penghantar listrik, maka alat ini pun bisa konslet apabila terkena air dan yang jelas pasti rusak.

3. Jauhkan dari medan manet
Di dalam FD terdiri dari chips atau logam kecil-kecil yang akan mudah terpengaruh dengan sumber medan magnet, oleh karena itu, hindari meletakkan FD ini dekat dengan TV, Radio Tape, Speacker Active, juga Ponsel yang menghasilkan gelombang radio dan magnet.

4. Hindari benturan yang keras
Walaupun dari pihak produsen mengklaim FD produknya anti shock (benturan), tetapi menghindari benturan/jatuh merupakan langkah antisipatif yang tepat.

5. Tutup selalu
Untuk melindungi dari debu dan kotoran, apabila sedang tidak digunakan, sebaiknya Anda selalu menutupnya. Debu atau kotoran dapat menyebabkan proses baca tulis sering gagal atau bahkan tidak terbaca sama sekali.

6. Lakukan prosedur eject atau stop
Jangan asal mencabut FD dari PC tetapi lakukan prosedur eject atau stop terlebih dahaulu. Kalau tidak, selain bisa menyebabkan data kacau atau hilang juga bisa memperpendek umur FD atau bahkan menjadi rusak.

7. Minimalisasi proses hapus tulis.
Dengan meminimalisasi proses hapus tulis, dapat membuat FD lebih awet. Ingat, usia FD kira-kira 10.000 sd 100.000 proses hapus tulis.

8. Lakukan scan virus.
Yang tak kalah pentingnya adalah selalu scan virus, sebelum Anda membuka atau mencopy filenya ke PC. Tentunya dengan antivirus yg terupdate secara berkala. Hal ini untuk mencegah PC tertular dari FD yang mungkin terinfeksi virus.

9. Jangan melakukan pengeditan langsung
Usahakan file/datanya kita copy ke PC dahulu, baru kemudian lakukan pengeditan di PC, setelah selesai, baru kemudian pindah/copykan ke FD. Pengeditan langsung di FD, menyebabkan umurnya lebih pendek.

Yang tertarik silakan download aja, klik di sini.
Continue reading...

Cara mengatasi masalah dokumen Ms.Word yang rusak


Untuk memulihkan dokumen yang rusak secara otomatis jika mendeteksi adanya masalah dengan berkas. Anda juga dapat "memaksa" Word untuk mencoba memulihkan dokumen saat Anda membukanya. 

Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut ini:

1. Lakukan salah satu dari tindakan berikut ini:
  • Pada Word 2003, klik File, klik Open
  • Pada Word 2007, klik Tombol Office Button, klik Open
  • Atau melalui tombol pintasan pada keyboard klik CRTL+O
Tampilan Ms. Word 2003
Tampilan Ms.Word 2007

2. Pilih dokumen Anda yang mau dibuka dan diperbaiki

Tampilan Ms.Word 2003
Tampilan Ms.Word 2007

3. Pada kotak Files of type, pilih All Files

Tampilan Ms.Word 2003

Tampilan Ms.Word 2007
4. Pada kotak Open, klik lambang segitiga ke bawah. Lalu pilih Open and Repair

Tampilan Ms.Word 2003




Tampilan Ms.Word 2007

Selesai. Dokumen Anda bisa terbuka kembali.

Continue reading...
 

Visitor Online

Followers

Zona Artikel Copyright © 2011 Not Magazine Transparent 3 Column is Designed by Yudi