Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Sosial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2014

Perbedaan Selat, Teluk, dan Semenanjung


Selat Sunda

Selat adalah datangnya terlambat ya??!! Hah!!??, Oh!!??, Itu telat yah,, hehehe maaf salah. Ok langsung saja mimin jelaskan...

Kita lihat penjelasan Selat menurut Wikipedia yaitu:
"Selat adalah sebuah wilayah perairan yang relatif sempit yang menghubungkan dua bagian perairan yang lebih besar, dan karenanya pula biasanya terletak di antara dua permukaan daratan. Selat buatan disebut terusan atau kanal. Selat disebut juga Laut Sempit di antara dua daratan."

Sederhananya Selat adalah laut yang sempit diantara pulau-pulau. Di Indonesia lumayan banyak nih selat, contohnya Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Madura, Selat Makassar, dan sebagainya. Selat buatan disebut terusan atau kanal. Selat buatan atau Kanal ada juga tuh di Jakarta namanya Kanal Barat dan Kanal Timur. Kanal dibuat biasa untuk mengatasi banjir. Banjir memang susah ditangani jika pemerintahnya tidak serius dalam menanganinya. Wah kok jadi keluar topik ya, ok selanjutnya teluk.

Setelah membahas selat mimin mau bahas lagi nama tempat lain yang ada di dunia ini yaitu teluk dan semenanjung.

Kita lihat penjelasan Teluk menurut Wikipedia yaitu:
"Teluk adalah tubuh perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya. Oleh karena letaknya yang strategis, teluk banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan. Teluk adalah kebalikan dari tanjung, dan biasanya keduanya dapat ditemukan pada suatu garis pantai yang sama."

Nah, Teluk adalah bagian laut yang menjorok ke daratan. Teluk di Indonesia juga ada banyak nih, diantaranya Teluk Ambon, Teluk Bakau, Teluk Bone, Teluk Banten, Teluk Jakarta, sampe Teluk Golok pun juga ada di Kalimantan dan masih banyak lagi. Kira-kira bentuknya gimana ya Teluk Golok, nih gambarnya ...



Teluk banyak dimanfaatkan sebagai berikut:
  1. objek wisata pantai,
  2. tempat memancing ikan laut,
  3. mengembangkan jenis ikat laut,
  4. pelabuhan para nelayan.


Nah gambar di atas adalah penampakan teluk, intinya nih teluk yaitu ibarat laut yang makan darat jadi bopak begitu daratanya.

Lanjut mimin akan bahas tentang semenanjung. Cekidot!!

Kita lihat lagi penjelasan Semenanjung menurut Wikipedia yaitu:
"Semenanjung atau jazirah (semenanjung yang besar) adalah formasi geografis yang terdiri atas pemanjangan daratan dari badan daratan yang lebih besar (misalnya pulau atau benua) yang dikelilingi oleh air pada 3 sisinya. Secara umum, semenanjung adalah tanjung yang (sangat) luas sedangkan jazirah lebih besar dari semenanjung."

Semenanjung adalah daratan yang menjorok ke laut. Semenanjung sering disebut dengan Tanjung atau Jazirah (wah mimin juga baru tau Jazirah, mimin taunya baju.. yaitu baju Zirah hehe.. Lanjut dah!!). Tanjung dimanfaatkan untuk daerah pasar ikan hasil tangkapan nelayan, tempat wisata, dan tambak ikan air payau. Semenanjung di Indonesia behh tak kalah banyak juga, diantaranya Semenanjung Timur, Semenanjung Tenggara, Semenanjung Selatan yang ketiganya berada di Sulawesi, Semenanjung Ujung Kulon, dan sebagainya. Ini dia keindahan alam di Ujung Kulon yang letaknya di bagian Barat Pulau Jawa, Propinsi Banten.



Kurang jelas gambarnya ya nih mimin perjelas lagi dengan gambar lain di bawah ini...




Nah ingat aja nih semenanjung lawannya teluk yaitu ibarat darat meluber ke laut begitu. Indahnya...

Udah dulu ya pembahasan mengenai Selat, Teluk, dan Semenanjung. Jangan sampai terbalik mengartikannya ya sobat .. Pokoknya di Indonesia ini memang komplit alamnya, tugas kita sebagai manusia adalah menjaga keindahan alam. Kapan2 mampir lagi ya... 



Continue reading...

Senin, 13 Oktober 2014

Sejarah Kerajaan Singasari



Raja-raja yang pernah memerintah di Kerajaan Singasari adalah Ken Arok, Anusapati, Tohjaya, Ranggawuni, dan Kertanegara.

Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok. Menurut Kitab Pararaton, Ken Arok merupakan titisan Dewa Brahma. Ibunya bernama Endok, seorang petani dari Desa Pungkur, Malang.

Sebelurn menjadi raja. Ken Arok mengabdi kepada Bupati Tumapel yang bernama Tunggul Ametung. Timbullah keinginan Ken Arok untuk menjadi Bupati untuk mencapai keinginan Ken Arok membunuh Tunggul Ametung dengan sebilah keris buatan Empu Gandring. Kemudian, istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes dijadikan istrinya.

Pada saat Ken Arok mengangkat Ken Dedes menjadi permaisurinya, wanita itu sedang mengandung anak dari suami pertamanya, Tunggul Ametung sehingga lahir Anusapati.

Ken Arok berhasil menjadi Bupati Tumapel, tetapi ia mempunyai cita-cita yang lebih tinggi, yaitu ingin menjadi raja. Untuk mencapai cita-citanya Ken Arok menyusun pasukan untuk merebut kekuasaan Raja Kediri yang hernarna Kertajaya.

Pada tahun 1222 Ken Arok berhasil membunuh Kertajaya dalam suatu petempuran di Desa Ganter. Dengan tewasnya Kertajaya maka runtuhlah Kerajaan Kediri. Sebagai gantinya muncul Kerajaan Singasari dan Ken Arok menjadi raja pertamanya. Setelah menjadi raja Ken Arok bergelar Sri Rajasa Amurwabhumi.

Pada tahun 1247 Ken Arok dibunuh oleh Anusapati. Hal ini disebabkan Anusapati mengetahui bahwa Ken Arok yang membunuh ayahnya. Selanjutnya, Anusapati naik tahta untuk menjadi Raja Singasari yang kedua. Begitu pula yang terjadi pada Anusapati, ia dibunuh oleh Tohjaya. Tohjaya adalah anak Ken Arok dari selirnya yang bernama Ken Umang. Dalam memegang kekuasaannya Tohjaya hanya satu tahun naik tahta karena ia pun dibunuh oleh Ranggawuni, putra Anusapati.

Ranggawuni naik tahta, ia diberi gelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Tahun 1254 M ia meyerahkan kerajaannya kepada putranya yang bernama Kertanegara. Pada tahun 1268 Ranggawuni wafat.

Di bawah pemerintahan Kertanegara, Singasari mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1268 – 1292 M. Beliau raja yang arif dan bijaksana serta pandai dalam menata pemerintahan. Ia bergelar Sri Maharajadhiraja. Cita-cita Kertanegara, yaitu ingin meenyatukan nusantara yang meliputi Bali, Pahang, Sunda, Kalimantan Barat, dan Maluku.

Cita-cita Kertanegara untuk menyatukan nusantara belum tercapai karena pada tahun 1292 Singasari diserang oleh kerajaan bawahannya dibawah pimpinan Jayakatwang. Kertanegara terbunuh pada saat melaksanakan upacara keagamaan agama Budha. Beliau dimakamkan di Candi Singasari.


Lokasi Candi Singosari

Sumber : buku PT.Sarana Panca Karya Nusa
Continue reading...

Rabu, 08 Oktober 2014

Sejarah Kerajaan Kediri


Kerajaan Kediri terletak di sebelah selatan Sungai Brantas di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kerajaan Kediri mengalarni bebepa kali pergantian raja, diantaranya Raja Sri Bameswara (1117 – 1130 M), Raja Jayabaya (1135 – 1157 M), Raja Sri Sarewara (1159 – 1161 M), Raja Sri Aryswara (1162 – 1168 M), Raja Sri Gandra (1169 – 1171 M), Raja Kameswara dan Raja Kertajaya.

Kerajaan Kediri mencapai puncak kemakmuranya pada masa pemerintahan Jayabaya yang dikenal dengan ramalannya. Beliau pemah mengarang Kitab Nujum Jayabaya. Pada masa pemerintahannya hidup dua orang pujangga yaitu Empu Sedah dan Empu Panuluh. Empu Sedah mengarang Kitab Bharata Yudha. tetapi tidak selesai karena Empu Sedah meninggal dunia. Kemudian, penulisan kitab tersebut dilanjutkan oleh Empu Panuluh. Beliau juga mengarang Kitab Gatutgaca Sraya dan Kitab Hariwangsa.

Pada tahun 1182 yang memerintah Kerajaan Kediri ialah Kameswara dengan Permaisurinya Sri Kirana atau Candra Kirana. Pada masa pemerintahannya hidup seorang pujangga bernama Empu Dharmaraja yang mengarang Kitab Smaradhahana dalam bentuk kakawihan. Dalam kitab tersebut dituliskan bahwa Raja Kameswara sebagai titisan Dewa Kamajaya dan permaisurinya disamakan dengan Dewi Ratih sebagal dewi kecantikan.

Raja Kameswara digantikan oleh Kertajaya yang merupakan raja terakhir Kediri Kertajaya memerintah dan tahun 1190 sarnpai dengan 1222. Pada masa Kerajaan Kediri semakin mundur karena, Kertajaya kurang bijaksana dalam mengolah pemerintahan serta sering berselisih dengan para Brahmana sehingga kurang berwibawa dan tidak disukai.

Pada Tahun 1222 Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. Petempuran Kertajaya dan Ken Arok berlangsung di Desa Ganter. Kemudian, pusat pemerintahannya dipindahkan ke Tumapel yang selanjutnya disebut Singasari.



Sumber : buku PT.Sarana Panca Karya Nusa
Continue reading...

Senin, 06 Oktober 2014

Sejarah Kerajaan Tarumanegara



Kerajaan Tarumanegara berdiri pada abad ke-5, terletak di daerah Bogor, Jawa Barat. Rajanya bernarna Purnawarman. Dari nama kerajaan itu tercantum nama “TARUM”. Tarum adalah jenis tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dibuat nila.Kemungkinan nama ini ada hubungannya dengan narna sungai terpanjang di Jawa Barat, yaitu Sungai Citarum.

Ada tujuh buah prasasti yang ditemukan dalam bahasa Sanskerta dengan menggunakan huruf Pallawa sebagai bukti berdirinya kerajaan Tarumanegara yaitu Prasasti Ciaruteun, Prasasti Pasir Jambu, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Pasir Awi, Prasasti Cianten, Prasasti Cidanghiang, dan Prasasti Tugu.

Prasasti Ciaruteun terletak di tepi Sungai Ciaruteun, anak sungai Cisadane, di daerah Ciampea Bogor. Pada prasasti ini terdapat gambar telapak kaki Purnawarman yang seperti kaki Dewa Wisnu yang mengisahkan bahwa Purnawarman adalah seorang raja di negeri Taruma yang gagah berani. Adapun Prasasti Pasir Jambu/Prasasti Pasir Koleangkak ditemukan di bukit yang bernama Koleangkak di daerah perkebunan jambu kira-kira 30 km, sebelah barat Bogor. Dalam prasasti ini pertama kalinya disebutkan nama negara Tarumanegara.

Selanjutnya, Prasasti Kebon Kopi terletak di Kampung Hilir, Cibungbulang Bogor. Prasasti Pasir Awi terletak di daerah Pasir Awi Bogor.

Prasasti Cianten terletak di Muara Cianten Bogor, prasasti ini ditulis dengan aksara ikal dan belum bisa dibaca sehingga isinya belum bisa diketahui. Sementara itu, Prasasti Cidanghiang atau Prasasti Lebak diternukan di Kampung Lebak di pinggir Sungai Cidanghiang, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti Tugu terletak di Desa Tugu Cilingcing Jakarta. Dalam prasasti ini disebutkan dua buah sungai yang digali oleh Raja Pumawarman sepanjang 12 km dalarn waktu 21 hari dan dilakukan upacara selarnatan dengan memberikan hadiah seribu ekor lembu pada Brahmana.

Penyebab runtuhnya Kerajaan Tarumanegara tidak diketahui secara jelas. Namun, diperkirakan runtuhnya Kerajaan Tarumanegara ini erat kaitannya dengan rnunculnya Kerajaan Sriwijaya di Sumatra, yang pada abad ke-7 memperluas daerah kekuasaannya.

Berita tentang kerajaan tarumanegara banyak ditulis oleh seorang musafir Cina, yang bernama Fa Hian.


Gambar 2.1 - Letak Kerajaan Tarumanegara

Gambar 2.2 - Prasasti Ciaruteun

Sumber : buku PT.Sarana Panca Karya Nusa
Continue reading...

Sejarah Kerajaan Kutai



Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Berdiri pada abad ke-4 Masehi. Kerajaan ini letaknya di Muara Kaman, tepatnya di tepi Sungai Mahakam, sekarang bernama Tenggarong (ibu kota Kabupaten Kutai) di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

Raja Kutai yang pertama adalah Kudungga. Setelah beliau wafat digantikan oleh putranya yang bernama Aswawarman. Kerajaan Kutai mencapai puncak kejayaannya pada zarnan pemerintahan Mulawarman yang merupakan putra mahkota dan Aswawarrnan.

Keberadaan Kerajaan Kutai diketahui dan prasasti yang ditemukan di Muara Kaman. Isi prasasti itu dipahatkan pada tujuh buah yupa dengan menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Yupa merupakan sebuah tiang batu yang biasa digunakan untuk mengikatkan hewan kurban pada masa itu.

Dalam ketujuh yupa itu ditulis silsilah Kerajaan Kutai, rnulai dan pernerintahan Kudungga, Aswawarman hingga Mulawarman yang membawa Kutai kepada puncak kejayaannya. Dalam yupa tersebut diceritakan bahwa Raja Mulawarman telah memberikan banyak sedekah kepada rakyat dan para Brahmana berupa emas, lampu dan sapi sebanyak 20.000 ekor.

Gambar 1.1 - Yupa

Gambar 1.2 - Letak Kerajaan Kutai

Sumber : buku PT.Sarana Panca Karya Nusa
Continue reading...

Sabtu, 10 Maret 2012

Proses Pembentukan Muka Bumi




Pemukaan bumi terdiri atas berbagai bentuk dari yang datar, bergelombang atau berbukit sampai bergunung. Keragaman tersebut tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui berbagai proses dan waktu yang sangat lama. Keragaman tersebut terjadi karena tenaga endogen dan tenaga eksogen yang ada di bumi. Bagaimana tenaga endogen dan tenaga eksogen membentuk ketampakan alam di bumi? Ikutilah uraian berikut ini.

1. Tenaga Endogen
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Tenaga tersebut dapat dibedakan berdasarkan penyebab menjadi tenaga tektonik (diastropisme), vulkanik (vulkanisme) dan gempa (seisme).

A. Diastropisme
Diastropisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga mengubah bentuk muka bumi. Gerakan tersebut dapat dibedakan menjadi gerakan epirogenesis dan orogenesis

Epirogenesis adalah pengangkatan jalur kerak bumi sehingga membentuk pengunungan yang berlangsung sangat lambat dan meliputi daerah yang sangat luas. 

Orogenesis adalah proses pembentukan pegunungan (mountain building) atau pengangkatan kerak bumi karena tumbukan lempeng. Proses tersebut menghasilkan pengunungan. Misalnya Pengunungan Hilmalaya. Jadi, gunung api tidak termasuk orogenesis karena tenaga yang membentuknya adalah tenaga vulkanisme bukan diastropisme.

B. Vulkanisme
Gunung Api terbentuk karena
pertemuan dua lempeng.
Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan yang lebih atas atau sampai keluar permukaan bumi. Aktivitas tersebut menghasilkan bentukan berupa kerucut atau kubah yang berdiri sendiri yang disebut gunung api.

C. Faktor Penyebab Terjadinya Gempa
Gempa merupakan getaran yang terjadi karena gerakan batuan yang melewati batas kelentingan atau kelengkungan. Jika batas kelentingan tersebut melampaui makan akan menghasilkan sebuat getaran. 

Gempa dibedakan menjadi gempa tektonik, vulkanik, dan longsoran. Gempa Tektonik adalah gempa yang terjadi akibat tumbukan lempeng-lempeng litosfer. Gempa vulkanik adalah gempa yang terjadi karena adanya aktivitas gunungapi. Gempa longsoran adalah gempa yang terjadi akibat longsor atau runtuhnya tanah perbukitan atau gua kapur. 


Besar kecilnya kekuatan getaran gempa diukur dengan menggunakan alat yang disebut seismograf. Kekuatan gempa dapat ditentukan dengan menggunakan Skala Ritcher. 

2. Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Sifat umum tenaga eksogen adalah merombak bentuk permukaan bumi yang dipengaruhi oleh tiga proses, yaitu pelapukan, erosi, dan sedimentasi.


A. Proses Pelapukan
Batuan yang telah terbentuk melalui berbagai proses akhirnya lama kelamaan akan mengalami proses penghancuran atau pelapukan. Batuan yang berukuran besar akan terpecah menjadi batuan yang berukuran lebih kecil, bahkan sampai menjadi debu. Pelapukan  dapat dibedakan menjadi pelapukan fisika, kimia dan biologik-mekanik. 


Pelapukan fisika atau disebut pula desintegrasi adalah proses penghancuran batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tanpa mengubah dekomposisi atau susunan kimiawinya. Proses ini bisa terjadi karena penyinaran matahari, perubahan suhu, dan pembekuan air pada celah-celah batuan.
Batuan yang pecah karena proses pemanasan dan perubahan suhu.

Pelapukan Kimia atau disebut pula dekomposisi adalah proses penghancuran batuan dengan mengubah susunan kimiawi batuan yang terlapukan. Berlangsungnya proses tersebut memelukan. Contohnya, tercampurnya batu oleh limbah pabrik yang mengandung bahan kimia.
Pelapukan Kimia pada Batuan.


Pelapukan biologik-mekanik atau organik adalah pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup, baik tumbuhan maupun binatang. Akar-akar yang masuk ke dalam tanah memiliki kekuatan yang sangat tinggi, sehingga dapat menghancurkan batuan.

B. Proses Erosi
Erosi adalah suatu proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, es, angin, dan gravitasi.
Erosi oleh air hujan membentuk parit.

Batuan yang tererosi oleh angin.

C. Proses Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan materi-materi hasil erosi yang dibawa oleh tenaga pengangkut seperti air, angin, gelombang laut, dan glester. 
Continue reading...
 

Visitor Online

Followers

Zona Artikel Copyright © 2011 Not Magazine Transparent 3 Column is Designed by Yudi